»

Senin, 16 Februari 2026

CeGe? Leader? Why???

Beberapa bulan ini aku jadi CGL yang terhilang. Aku kehilangan "why". Aku menjalankan CG dengan pikiran yang terbagi. Di satu sisi aku menjalanknan "kewajibanku", tapi di sisi lain aku mulai mempertanyakan. Ada 2 pertanyaan besar bagiku :
1. Kenapa harus ada CG?
2. Kenapa harus aku jadi CGL?
Pertanyaan dasar & sepele, tapi ini penting bgt buat aku yang sedang terhilang ini.

Hobiku bersantai & bermalas2an tersita dengan menjalankan agenda CG, follow up anak2, pertemuan2, why aku melakukan ini semua? Why?? Aku gak hobby ngurusi manusia. Sungguh amat merepotkan buat aku si pemalas ini, kedaginganku meronta2 buat leyeh2, slow living 😁 Demi apa aku harus ngurusi anak2, kalo disuruh milih mending aku ngurusi komputer daripada ngurusi manusia.

Hari ini 15 Feb 2026 aku janjian sama Siska dtg ibadah 1. Pulang ibadah aku janjian ketemuan sama Afif jam 12. Di jeda menunggu itu aku nongki di Family Mart sambil WA-an sama Erlin. Aku cerita ke Erlin kalo lagi nganggur2 di Family Mart sambil nunggu Afif, krn kasian si Afif gak punya temen, gak punya tempat sampah. & ternyata Erlin juga sama kondisinya gak punya temen.



Oh my God, di dunia ini ternyata banyak org "kesepian" disekitarku tapi aku gak sadari. Oke sehari2 mereka menjalankan aktivitas & berinteraksi hahahihi sama org lain, tapi jauh di dalamnya ada kekosongan yang perlu diisi. Kekosongan itu gak cukup diisi oleh keramaian semu & kebahagiaan semu yang didapatkan dari manusia/hobi.

Sorenya setelah pulang ke rumah, aku sate & berbahasa roh (krn td pagi gak sempat buru2 berangkat gereja). Di tengah berbahasa roh itu aku merasakan hatiNya Tuhan, belas kasihan yg luar biasa buat orang2 yang hatinya kosong ini, dan bukan cuma teman2ku yg hatinya kosong, tapi juga saudara seiman pada umumnya yg udah babak belur dihajar masalah2 kehidupan. Hatiku juga sama nyeseknya teringat orang2 yang diciptakan berharga, diciptakan sebagai kepala bukan ekor, ditebus untuk jadi pemenang, eh malah babak belur oleh permasalahan hidup.

That's why ada CG. Bukan cuma agenda berkumpul bersenang2. Siapa tau ada 1 jiwa yang datang CG yang di luarnya mungkin ketawa2 tapi dalamnya menjerit perlu pertolongan. CG bukan tempat mencari keramaian semu & kebahagiaan semu, tapi jadi rumah pemulihan. Tidak hanya polesan luar yang tampak asyik, tampak ramai, tampak kompak. Itu bukan tujuan utamaku, aku ingin mengembalikan CG ke esensi sebenarnya, pemuridan dan persahabatan. Aku ingin membangun CG ku sebagai tempat dimana ada kedalaman, baik dengan Tuhan dan dengan sesama. Bukan di luar tampak asyik, tapi dalamnya kopong.

Waktu aku melihat teman2ku hidup dalam kesepian, aku baru menyadari betapa pentingnya CG. Kalau mengaca ke diri sendiri, seandainya aku tidak tergembalakan di CG mungkin hidupku juga sama kayak teman2 yg kesepian itu, menjalani rutinitas kerja, rutinitas ibadah, main kesana kesini mencari keramaian & kebahagiaan semu, tapi tidak ada perkembangan apa2 baik di hidupku, baik di kerohanianku, baik di karakterku. Seandainya aku gak "tertangkap" di CG, aku jadi manusia yang lama2 hanyut hilang menjauh dari blueprint Tuhan atasku.

Tuhan tau bgt semua kelemahanku, tapi Dia tetep memilih aku jadi leader. Dulu aku punya prinsip "kalau orang lain bisa, kenapa harus saya?" 😝 Karena kembali lagi ke karakter dasarku, aku gak mau repot, aku gak mau ribet ngurusi manusia. Kenapa aku harus jadi CGL? Karena Tuhan nggak membiarkan aku puas di posisi kristen konsumen, tapi jadi murid yang berbuah. CG ku jauh dari sempurna, kadang kesel, capek, tapi membuat aku jadi manusia yang lebih baik, banyak hal yang Tuhan kikis untuk aku mengalami kedewasaan iman & karakter melalui CG. Ternyata di CG bukan cuma anak2nya yg harus bertumbuh, tapi pemimpinnya juga harus berproses & bertumbuh. Aku bisa aja melarikan diri kayak Yunus, Tuhan bisa aja pilih orang lain yg lebih potensial, tapi Tuhan gak semenyerah itu sama aku (thanks God). Tuhan mengasihi aku & ingin aku terus hidup dalam rencana luar biasaNya buat aku. 

Pertanyaan 1 & 2 udah terjawab.
1. Kenapa harus ada CG? --supaya temen2ku gak terhilang--
2. Kenapa harus aku yang jadi CGL? --supaya aku gak terhilang--

Senin, 09 Februari 2026

Squishi (Never Mind)

Jadi squishi yuk In... Squishi itu bukan cuma lovable karena tampilannya lucu2, tapi yang perlu Ineke contoh dari squishi adalah sifatnya kembali ke bentuk semula. Yang perlu jadi squishi adalah perasaanmu dan hatimu, yang sedang Tuhan koyakkan untuk mengikis hal2 buruk. Diunderestimate, dipandang sebelah mata, disalahpahami, dll dll. Saat Tuhan memproses, ditarik sana sini, digencet sana sini, yuk tetep kembali ke bentuk semula (ini bukan iklan charm body fit). 

Tau Musa? Dikatakan di alkitab Musa itu orang paling lembut hatinya di muka bumi. Lembut gak bisa dikasi yang keras2, lha kok malah disuruh mimpin bangsa Israel yang tegar tengkuk, dikit2 bersungut2, dikit2 memberontak, dikit2 pingin nyembah allah lain, betapa hatinya Musa kayak squishi diremas2. Tapi dia kembali ke bentuk semula, never mind sama sikap bangsa Israel, matanya tetap tertuju pada Tuhan dan segala ketetapanNya. Milikilah respon hati yang benar, waktu respon hati kita benar, kita gak gampang luka, hati kita seflexible squishi.

Saat ini apa yg sedang mengusik hatimu? C.Tn? Ic? Pyr? Jobdesk yg stagnan, gaji minim, tgl merah masuk, ga bole sakit? Yuk yuk yuk tarik nafas & hembuskan. Never mind, let it go. Lepaskan dari hati pikiranmu. Selama km udah berusaha, let God do His parts. Selama udah berusaha menggembalakan CTn, selama udah berusaha membangun hubungan sama Ic, selama udah berusaha maksimal di kerjaan, yaudah bagianmu cukup & bersyukurlah, bersukacita krn tau bahwa Ineke tidak mengerjakan sendirian. Bagian Tuhan yang menyempurnakan & menutup segala yang kurang.

Tidak perlu mengambil bagianNya Tuhan. Ineke memang tidak sempurna, tapi selama udah berusaha maksimal, Tuhan di atas sana lihat Ineke dengan bangga. Ga usah dipikiri hal2 yg menyedot energy lebih daripada yang seharusnya, sampai2 menyedot damai sejahtera yang ada di hati Ineke. Tidak perlu memikirkan hal2 yang lebih tinggi dari yang seharusnya Ineke pikirkan (Roma 12:3). Never mind, let it go. Gembalakan yang mau digembalakan, bangun hubungan sama yang mau 2 arah mengusahakan hubungan itu, loyal sama profesi bukan sama atasan/perusahaan.

Semangat menjaga kewarasan. Waktu, tenaga, pikiran, dan hati Ineke terlalu berharga untuk dialokasikan ke seseorang/sesuatu yang tidak mau diperjuangkan. Beristirahatlah dalam jerih lelahmu 

Jumat, 30 Januari 2026

People Come and Go

 Postingan pertama di tahun 2026.

Tahun dimana aku menjalani hari2ku nggak sama Hd lagi. Yang biasanya bercandaan "lu gue end", sekarang end beneran.

Sakit sih kehilangan teman dekat, dekat bgt, org yg jadi juara 1 dalam lingkaran 1 ku. Tapi people come and go, that's life. Ketika prinsip hidup udah gak sejalan lagi, udah gak sefrekuensi lagi, yasudlah berakhir. 

Aku & Hd solid bgt dlm perbuatan dosa, tapi ketika aku memutuskan untuk menghidupi kebenaran (bukan sekedar teori & pengetahuan aja), persahabatan kami berakhir.

Cuma mau ngucapin makasih banyak buat persahabatan selama ini, menemani hari2ku, mendengarkan ceritaku, mengembalikan keceriaanku yang hilang. Terima kasih banyak buat pengalaman2 yang dijalani bersama, ngangkot bareng, maem bakso & soto di emperan, setiap bercandaan sarkas, misuh2 bareng (yg kita anggap keren), semua kebaikan & empati yang kamu tunjukkan ke aku, aku sungguh amat sangat berterima kasih. Terima kasih sudah hadir di hari2ku, baik hari gembira maupun hari sedihku.

Doaku kamu selalu sehat, ada kesembuhan ilahi yg kamu terima. Siapa tau suatu saat nanti kita bertemu lagi, bukan misuh2 bareng tapi menyembah Tuhan bareng2 😇😇. Sehat, bahagia, & diberkati selalu rumah tangga & ekonomimu, Suk. God bless u abundantly.... 🤗❤️

Jumat, 28 November 2025

Murah Senyum

Galatia 4:15 Betapa bahagianya kamu pada waktu itu! Dan sekarang, di manakah bahagiamu itu?

Bulan Mei di tahun ini aku menuliskan blog tentang kehilangan Ineke yang murah senyum. 

Di hari ulang tahunku, aku dikasi kado sama ketua M. Kado sabun mahal. Tapi yg berkesan buat aku bukan sabun mahalnya, justru wish di giftcard nya. Potongan kata2 wishnya "semakin murah senyum karena senyumnya cantik".

Itu bikin aku senyum lagi. Aku tau bbrp bulan ini aku sudah kembali memaksa diri murah senyum karena tuntutan profesi, karena aku harus PC dan menyapa jemaat, jadi aku harus meringis murah senyum. 

Di sisi lain, aku semakin menyadari ketulusan senyumku ini datang disaat aku gak mikir omongan orang, saat hatiku bebas menjadi Ineke, tanpa harus dibandingkan dan membandingkan diri dengan orang lain.

Babah grupku gak kayak grup lain yang lebih asyik, babah aku gak kayak CL lain yang bisa ini itu, punya talenta ini itu, lebih punya visi, lebih "terlihat" hebat menyenangkan dll dll. Babah wes... 

Omongan tetangga bisa masuk telinga, tapi aku punya pilihan omongan itu masuk hatiku atau enggak. Aku menjadi pemimpin atas diriku sendiri, aku membuat keputusan aku mau baper atau enggak. Dan saat aku memutuskan untuk gak baper, disitu sukacita itu kembali, Ineke jadi orang yang murah senyum lagi.

Tuhan terima kasih Engkau menciptakan aku punya cetakan dari sononya murah senyum. Aku berharap senyum ini bisa memberkati lebih banyak orang. Orang2 tertolak merasa diwelcome lagi, orang2 yang harinya buruk merasa ceria lagi, orang yang sedih merasa punya harapan lagi. Aku berharap senyumku menebarkan positive vibes, senyumku menular ke banyak orang, dan senyumku menjadi bahasa tanpa kata bahwa "Tuhan Yesus baik apapun kondisimu".

Efesus 2:10
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.